Selasa, 28 Juni 2016

Ip Address

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pengertian











IP Address (Internet Protocol Address) adalah sekumpulan atau deretan angka unik antara 0 dan 1 (biner) yang dipakai untuk mengidentifikasi setiap komputer yang terhubung dalam jaringan internet.
Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yaitu :
  • IP versi 4 (32 bit)
  • IP versi 6 (128 bit)
Kelas-kelas Alamat IP
Kelas A
IP Address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 untuk host ID, sehingga IP Address kelas A digunakan  untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Kelas A memiliki netID dari 0-127.
Karakteristik kelas A
Format :0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Bit pertama : 0
NetworkID : 8 bit (1 Oktet)
HostID : 24 bit (3 Oktet)
Oktet Pertama : 0-127
Range IP : 1.x.x.x - 126.x.x.x
Jumlah Network : 126 (untuk IP 0 dan 127 dicadangkan)
Jumlah IP : 16.777.214
Misal : IP 23.11.19.98, maka
netID : 23 dan hostID : 11.19.98

Subnetmask : 255.0.0.0
Kelas B
IP Address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 untuk host ID, sehingga IP Address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang tidak terlalu besar. Kelas B memiliki netID dari 128-191.
Karakteristik kelas B
Format : 10NNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
2 Bit Pertama : 10
NetworkID : 16 bit (2 Oktet)
HostID : 16 bit (2 Oktet)
Oktet pertama : 128-191
Range IP : 128.0.x.x - 191.255.x.x
Jumlah  Network : 16.284
Jumlah IP :  16.384

Misal : IP 172.11.19.98, maka
netID : 172.11 dan hostID : 19.98

Subnetmask : 255.255.0.0
Kelas C
IP Address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit untuk host ID, sehingga IP Address kelas C digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang kecil. Kelas C memiliki netID dari 192-223.
Karakteristik kelas C
Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH
3 Bit Pertama : 110
NetworkID : 24 bit (3 Oktet)
HostID : 8 bit (1 Oktet)
Oktet Pertama : 192-223
Range IP : 192.0.0.x - 223.255.255.x
Jumlah Network : 2.097.152
Jumlah IP :  254

Misal : IP 192.168.23.11 maka
netID : 192.168.23 dan hostID : 11

Subnetmask : 255.255.255.0

Semoga bermanfaat. Sekian Terimakasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Ip Address

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pengertian
                                               
IP Address (Internet Protocol Address) adalah sekumpulan atau deretan angka unik antara 0 dan 1 (biner) yang dipakai untuk mengidentifikasi setiap komputer yang terhubung dalam jaringan internet.
Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yaitu :
  • IP versi 4 (32 bit)
  • IP versi 6 (128 bit)
Kelas-kelas Alamat IP
Kelas A
IP Address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 untuk host ID, sehingga IP Address kelas A digunakan  untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Kelas A memiliki netID dari 0-127.
Karakteristik kelas A
Format :0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Bit pertama : 0
NetworkID : 8 bit (1 Oktet)
HostID : 24 bit (3 Oktet)
Oktet Pertama : 0-127
Range IP : 1.x.x.x - 126.x.x.x
Jumlah Network : 126 (untuk IP 0 dan 127 dicadangkan)
Jumlah IP : 16.777.214
Misal : IP 23.11.19.98, maka
netID : 23 dan hostID : 11.19.98

Subnetmask : 255.0.0.0
Kelas B
IP Address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 untuk host ID, sehingga IP Address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang tidak terlalu besar. Kelas B memiliki netID dari 128-191.
Karakteristik kelas B
Format : 10NNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
2 Bit Pertama : 10
NetworkID : 16 bit (2 Oktet)
HostID : 16 bit (2 Oktet)
Oktet pertama : 128-191
Range IP : 128.0.x.x - 191.255.x.x
Jumlah  Network : 16.284
Jumlah IP :  16.384

Misal : IP 172.11.19.98, maka
netID : 172.11 dan hostID : 19.98

Subnetmask : 255.255.0.0
Kelas C
IP Address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit untuk host ID, sehingga IP Address kelas C digunakan untuk jaringan dengan jumlah host yang kecil. Kelas C memiliki netID dari 192-223.
Karakteristik kelas C
Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH
3 Bit Pertama : 110
NetworkID : 24 bit (3 Oktet)
HostID : 8 bit (1 Oktet)
Oktet Pertama : 192-223
Range IP : 192.0.0.x - 223.255.255.x
Jumlah Network : 2.097.152
Jumlah IP :  254

Misal : IP 192.168.23.11 maka
netID : 192.168.23 dan hostID : 11

Subnetmask : 255.255.255.0

Semoga bermanfaat. Sekian Terimakasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 27 Juni 2016

Assallamuallaikum


Apa OSI itu ?

OSI (Open System Interconnection) adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1997.
Layer-layer pada OSI
OSI dibagi dalam 7 layer :
Layer 7 : Application
Layer 6 : Presentation
Layer 5 : Session
Layer 4 : Transport
Layer 3 : Network
Layer 2 : Data Link
Layer 1 : Physical
Fungsi pada setiap layer :
Lapisan ke-
Nama Lapisan
Keterangan
7
Application layer
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
6
Presentation layer
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
5
Session layer
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan.
4
Transport layer
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.
3
Network layer
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2
Data-link layer
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame.
1
Physical layer
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan.

Sekian semoga bermanfaat 

wassalamualaikum wr.wb



PENGERTIAN OSI LAYER

Assallamuallaikum


Apa OSI itu ?

OSI (Open System Interconnection) adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1997.
Layer-layer pada OSI
OSI dibagi dalam 7 layer :
Layer 7 : Application
Layer 6 : Presentation
Layer 5 : Session
Layer 4 : Transport
Layer 3 : Network
Layer 2 : Data Link
Layer 1 : Physical
Fungsi pada setiap layer :
Lapisan ke-Nama LapisanKeterangan
7Application layerBerfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.
6Presentation layerBerfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.
5Session layerBerfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan.
4Transport layerBerfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.
3Network layerBerfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2Data-link layerBefungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame.
1Physical layerBerfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan.

Sekian semoga bermanfaat 

wassalamualaikum wr.wb




Sabtu, 25 Juni 2016

Membuat Blog Menggunakan Blogger

Assalamuallaikum wr…wb…
Pada Kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit pengetahuan tentang cara membuat blog menggunakan blogger. Sebelum membuat blog syarat yang harus dimiliki ialah email.

Berikut langkah- langkah Membuat Blog :

1.Masuk ke email anda terlebih dahulu.
2. Kemudian masuk ke Blogger dan klik Buat Profil Blogger terbatas.

 

  
3. Muncul tampilan untuk menuliskan nama tampilan di profil blogger lalu klik lanjutkan ke Blogger


  



 4. Setelah muncul profil blogger kita buat blog baru dengan klik Blog Baru


  



5. Langkah selanjutnya isikan judul dan alamat untuk blog kita dan klik Buat Blog 


  



 6. Maka akan mucul tampilan seperti dibawah ini


  



 7. Untuk menulis tinggal klik entri baru dan tampilan awal blog seperti ini, tapi kita akan ganti templatenya.


  


 8. Sebelumnya kita download template untuk Blogger dengan format .xml , ingat ya formatnya .xml jangan sampai salah. jika belum ada bisa anda extract terlebih dahulu.













9. Sebelumnya kita download template untuk blogger dengan format .xml

10. Setelah itu kita klik Browse, kemudian cari template yang sudah di download tadi lalu klik open.


  


  

12. Setelah itu kita lihat blog kita maka tampilannya sudah berubah seperti template yang telah di download tadi. 


  


13. Settelah itu template sudah diterapkan.